Proses Pengeringan Jagung Kami: Dari Kadar Air 30% Menjadi 14%

Teknologi vertical dryer modern — kapasitas 300 ton per hari di Bengkayang, Kalimantan Barat

Penjelasan Teknis

Mengapa Kadar Air Jagung Harus di Bawah 14%?

Jagung dengan kadar air di atas 14% sangat rentan terhadap pertumbuhan jamur, terutama jamur Aspergillus flavus yang menghasilkan aflatoksin — racun alami yang berbahaya bagi ternak dan manusia.

Industri pakan ternak di Indonesia dan standar ekspor mensyaratkan jagung pipil dengan kadar air maksimal 14% agar:

  • Jagung aman disimpan dalam jangka panjang tanpa risiko busuk
  • Kadar aflatoksin terjaga di bawah ambang batas aman (20 ppb untuk pakan)
  • Kualitas nutrisi (protein, energi) jagung tetap terjaga
  • Memenuhi standar SNI 01-3920-1995 untuk jagung pipil

Lihat spesifikasi teknis lengkap jagung SNI yang kami gunakan sebagai acuan.

⚠️ Jagung KA > 14%

  • Rentan tumbuh jamur dalam 48–72 jam
  • Risiko aflatoksin tinggi
  • Ditolak oleh feedmill dan Bulog
  • Nilai jual sangat rendah

✅ Jagung KA ≤ 14%

  • Bisa disimpan hingga 12 bulan
  • Aflatoksin terkontrol di bawah 20 ppb
  • Diterima industri pakan ternak & Bulog
  • Harga premium (Grade A)
Teknologi Kami

Teknologi Vertical Dryer: Cara Kerjanya

PT PMP menggunakan vertical dryer — teknologi pengeringan jagung yang lebih efisien, lebih cepat, dan lebih merata dibandingkan metode konvensional.

300

Ton Per Hari

Kapasitas pengeringan jagung pipil per hari — memastikan pasokan stabil untuk buyer volume besar.

14%

Kadar Air Output

Jagung keluar dari dryer dengan kadar air terjaga di bawah 14% — siap simpan dan siap kirim.

≤20

ppb Aflatoksin

Kadar aflatoksin output terjaga di bawah batas aman SNI untuk jagung pakan ternak.

Keunggulan Vertical Dryer vs Pengeringan Konvensional

Aspek Vertical Dryer PT PMP Pengeringan Matahari Horizontal Dryer
Kapasitas per hari 300 ton 2–5 ton 50–100 ton
Keseragaman kadar air Sangat merata Tidak merata Cukup merata
Risiko kontaminasi Sangat rendah Tinggi (debu, hewan) Rendah
Tergantung cuaca Tidak Ya Tidak
Kontrol aflatoksin Optimal Sulit dikontrol Baik
Alur Proses

Tahapan Proses: Dari Penerimaan hingga Pengiriman

⚖️

1. Penerimaan & Penimbangan

Jagung masuk ditimbang di timbangan resmi PT PMP. Petani/pengepul menyaksikan langsung proses timbang. Bobot bersih dicatat sebagai dasar transaksi.

💧

2. Uji Kadar Air (Moisture Testing)

Sampel jagung dari setiap lot diambil dan diuji kadar airnya menggunakan moisture meter. Hasil pengujian menentukan penempatan jagung ke dalam kategori grade dan antrian dryer.

🔥

3. Proses Pengeringan di Vertical Dryer

Jagung dimasukkan ke dalam vertical dryer. Udara panas bersuhu terkontrol dialirkan secara merata melalui massa jagung. Proses berlangsung hingga kadar air mencapai target ≤14%.

🔬

4. Quality Control & Grading

Setelah pengeringan, dilakukan sampling QC: pengecekan kadar air akhir, penilaian visual broken corn, dan penilaian benda asing. Hasilnya menentukan grade final: A, B, atau C. Lihat spesifikasi lengkap Grade A/B/C.

🏪

5. Penyimpanan di Gudang

Jagung kering Grade A/B/C disimpan dalam gudang berkapasitas besar sambil menunggu distribusi. Kondisi gudang dijaga untuk mencegah penyerapan kelembaban kembali.

🚚

6. Distribusi ke Pembeli

Jagung kering siap dikirim ke feedmill, Bulog, eksportir, atau pembeli lainnya sesuai pesanan. Pengiriman dapat dilakukan ke seluruh Kalimantan dan pasar ekspor. Lihat peluang ekspor ke Malaysia.

Output Kami

Standar Mutu Output PT PMP

Jagung yang keluar dari fasilitas PT PMP memenuhi standar industri pakan ternak nasional dan siap untuk pasar ekspor.

Parameter Grade A Grade B Grade C SNI Acuan
Kadar Air ≤ 14% 14–17% > 17% Maks. 14%
Aflatoksin ≤ 20 ppb ≤ 20 ppb > 20 ppb Maks. 20 ppb
Broken Corn ≤ 2% ≤ 5% > 5% Maks. 2%
Benda Asing ≤ 1% ≤ 2% > 2% Maks. 1%

Lihat spesifikasi teknis lengkap dan referensi SNI untuk detail lebih lanjut.

Tertarik Bermitra dengan PT PMP?

Untuk pembelian jagung kering Grade A/B/C atau informasi kapasitas, hubungi tim kami sekarang.

Hubungi via WhatsApp Lihat Produk Kami